(ABNA24.com) MAPIM mengaku terganggu dengan kebijakan infiltrasi Saudi di kawasan dan sikapnya yang salah mengartikan ajaran Islam.
Presiden MAPIM Mohd Azmi Abdul Hamid mengatakan, di antara kebijakan Saudi itu adalah agresi militer ke Yaman, menormalisasi hubungan dengan Israel dan pembelian senjata dari Amerika senilai miliaran dolar, sehingga memperkuat perekonomian Washington.
Ia menegaskan, semua kebijakan Saudi menciptakan ketegangan di kawasan dan memperluas konflik. Saudi hanya meningkatkan perpecahan di tubuh umat Islam tidak hanya di kawasan, tapi di seluruh dunia.
Azmi meminta Saudi untuk berhenti merendahkan Islam dengan kebijakan-kebijakan liberalnya, menarik pasukan dari Yaman dan mengakhiri pelanggaran HAM.
/129
20 Juli 2019 - 06:15
Kode berita: 962728
Lembaga Swadaya Masyarakat, Dewan Konsultasi Organisasi Islam Malaysia atau Malaysian Consultative Council of Islamic Organization (MAPIM) memprotes kerja sama Arab Saudi dengan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel serta pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan negara itu.